Rabu, 09 Februari 2011

laki-laki

ibu saya bilang laki-laki jangan nangis malu katanya.

adek saya bilang susah deh punya kakak laki-laki gak bisa di andalkan, kayak gini nih katanya, sewaktu say pilih pergi ketimbang bantu dia beres-beres, kamarnya.

ayah saya bilang jadi laki-laki itu harus bertanggung jawab. karena tanggung jawab itu penting. sama halnya menjaga kepercayaan katanya.

dan kata-kata teman saya laki-laki itu bisa menangis kapan aja kalo dia sedih, laki-laki itu bisa kecewa kalo dia di bohonggi, laki-laki bisa marah kalo ia merasa di lecehkan dan laki-laki juga kadang tak menjadi lakilaki seutuhnya kadang juga rapuh.

kata pacar saya (?) laki-laki itu bikin makan hati, bikin kehidupannya hacur, bikin sebel, nyakitin, jahat, suka bikin nangis, penuh kebohongan, penuh ketidak baikan. hingga pacar saya sudah melupakan berapa pacarnya hingga bersama saya, em dasar laki-laki.

dan saya sebagai laki-laki kadang merasa seperti yang mereka sebutkan, kadang saya mengharapkan kekalahan ketika menentukan sesuatu, kadang saya enggan memutuskan segala hal, kadang saya tidak suka di puji sebagus apapun itu, saya tidak suka menjadi baik. saya suka memikirkan apa kesalahan saya ketika melihat pacar saya, teman, orang tua, adik dan orang di sekitar saya sewaktu rasa nyaman berada di sekitar mereka membuat saya bertanya-tanya. saa suka curhat, saya suka menangis, saya suka menjadi lemah.

dan saya laki-laki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar