Selasa, 01 Februari 2011

jejak bola

setelah ber mil-mil aku berjalan menjalani banyak hal dalam hidup, hingga ku sisipkan tambahan angka lagi di usiaku. sebuah bungkusan besar berisi pertanyaan-pertanyaan, datangnya seperi muntahan, mengenang di atas kepala sangat berhamburan sekali, menjijikan. setelah bermil-mul aku berjalan membawa bungkusan itu kini sudah saatnya ku melepas ikatanya. semoga saja aku sudah bisa menjawabnya dengan baik. meski gagal.

setelah bermil-mil aku berjalan meningalkan rumah tuhan, ketenanganku mulai bertambah dan stabi mengawang di antara tanah dan langit, aku bebas bergerak kemana saja, tanpa jejaring apapun di sekitarku. dan kini ku gulirkan sebuag bola dengan sedikit kemiringan pijakan, bola itu bergulir cepat, mengila menghantam segalanya dan keluar dari area gulir, terlembar jauh dari area gulir. hingga aku kehilangannya.

setelah bermil-mil aku berjalan dan meremah prihal tentang hidup di rahang dalam hati. bersendawa dari rasa tak nyaman sampai nyaman. kusadari bungkusan itu ternyata beban hidupku, beban bagi perpanjangan tanganku, beban bagi kekecewaanku, beban bagi duniaku, beban bagi kebebasanku.

dan setelah bermil-mil aku berjalan kini bungkusan itu sudah saatnya ku taruh, sudah saatnya ku buka, sudah saatnya ku jawab semua isi bungkusan itu. dan jawaban atas semua itu adalah bola dan area gulirnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar